Rabu, 26 November 2014

Begitu mencintaimu

Jakarta, november 2014....
Entah harus mengatakan apalagi aku pada mu. Semua ŕasa telah aku katakan padamu sejujur - jujurnya. Tapi mengapa kamu masih saja seperti ini?? Seperti itu tidak mempercayaiku..

Harus berapa banyak lagi tangis ku untuk mu?? Harus berapa lama lagi aku seperti ini karena keluhanmu sayang???

Aku sangat mencintamu sayang. Aku berani memgambil semua resiko yang aku tahu berat untuk ku hadapi. Tapi denganmu aku menjalaninya.

Tapi sayang.. bisakah kau satu kali saja percaya padaku dan tidak percaya dengan omongan2 org lain. Pahamilah aku sayang. Aku selalu berusaha membuatmu senang, mengerti dirimu, memahamimu dan berusaha menjadi yg kamu inginkan.

Kamis, 03 Juli 2014

selembar surat untuk ayah

Ayah... aku selalu merindukan sosokmu yang dulu selalu lembut kepada ku dan bunda.
Ayah... taukah dirimu, bahwa sosok pahlawan bagiku adalah ayah. Ayah, begitubesarkah keinganmu untuk membuat hati ini terluka lagi? sebarap besarkah keegoisanmu untuk mendapatkan kepuasanmu tersendiri..

Ayah, taukah englau betapa aku merindukanmu 4 tahun ini, betapa aku merindukan sosok ayah yang selama ini menjadi dambaan dan ke banggan ku tersendiri. aku tahu ayah tidak seperti ayah - ayah yang lainnya... Tapi aku tidak menyangka ayah akan terus menerus membuatku menangis. Ayah, tahukah engkau betapa sakitnya aku meliha seseorang dapat berjalan bersama ayah dan ibundanya, sedangkan aku tidak bisa merasakannya lagi.

Ayah, aku tahu sifat mu yang emosional, aku tahu sebenarnya engkau sayang kepada kami. Tapi mengapa perlakuan mu kepada kami tidak adil.
Ayah.... aku ingin ayah kembali seperti dulu

Rabu, 26 Maret 2014

Kehidupan dengan penuh tantangan

Apa itu kehidupan yang sebenarnya?
Apakah kemunafikan, saling menjatuhkan dan saling membenci adalah salah satu dari kehidupan?
bagaimana dengan cinta, kebahagian, saling berbagai dan juga kasih sayang....

Orang hidup dengan caranya sendiri, tidak selamanya bisa mengikuti alur, tidak selamanya dapat mengikuti aliran disekitarnya. Terkadang juga memilih caranya sendiri, dan melawan arus.

apakah itu salah?
Tidak ingin mengikuti apa yang ada, ingin mencoba hal yang baru, ingin memiliki ciri khas, dan juga ingin dapat hidup di Dunianya sendiri.

Apakah menjadi yang berbeda itu salah? untuk apa ada kata - kata "be your self" tapi pada akhirnya akan di kucilkan bila tidak sesuai dengan yang lain. Apakah semuanya harus mengikuti alur, berteman dengan orang - orang yang hanya satu kelompok saja, diam dan patuh kepada orang yang lebih tinggi derajatnya dari kita. Buat apa ada demokrasi? untuk dapat menyampaikan saran saja tidak bisa.